Jumat, 06 Mei 2016

Lingkungan Pemasaran

Lingkungan Pemasaran
Lingkungan pemasaran perusahaan terdiri dari pelaku dan kekuatan diluar pemasaran yang mempengaruhi kemampuan manajemen pemasaran untuk membangun dan mempertahankan hubungan yang berhasil dengan pelanggan sasaran. Perusahaan yang berhasil adalahperusahaan yang mengetahui pentingnya melakukan pengamatan secara terus menerus dan beradaptasi dengan lingkungan yang berubah itu. Lingkungan pemasaran terdiri dari lingkungan mikro dan lingkungan makro.
Lingkungan mikro (micro environment) terdiri dari pelaku yang dekat dengan perusahaan dan mempengaruhi kemampuan perusahaan untuk melayani pelanggannya, perusahaan, pemasok, perantara pemasaran, pasar pelanggan, pesaing dan masyarakat.
Lingkungan makro terdiri dari kekuatan social yang lebih besar yang mempengaruhi lingkungan mikro, kekuatan demografi, ekonomi, alam, teknologi, politik dan budaya.
Lingkungan Mikro Perusahaan
Perusahaan
Dalam merancang rencana pemasaran, manajemen pemasaran memperhitungkan kelompok lain perusahaan, kelompok seperti manajemen puncak, keuangan, riset dan pengembangan, pembelian, oprasi dan akuntansi. Semua kelompok ini membentuk lingkungan, dan manajer pemasaran mengambil keputusan di dalam kerangka strategi dan rencana yang dibuat oleh manajemen puncak.
Pemasok
Pemasok membentuk hubungan penting dalam keseluruhan system penghantar nilai perusahaan, mereka menyediakan sumber daya yang diperlukan oleh perusahaan untuk menghasilkan barang dan jasanya. Masalah pemasok sangat mempengaruhi pemasaran. Saat ini sebagian besar pemasar memperlakukan pemasok sebagai mitra kerja dalam menciptakan dan menghantarkan nilai pelangg
Perantara pemasaran
Adalah organisasi yang membantu perusahaan mempromosikan, menjual, dan mendistribusikan barang-barangnya ke pembeli akhir, perantara pemasaran meliputi penjual perantara, perusahaan distribusi fisik, agen jasa pemasaran, dan perantara keuangan.
-          Penjual perantara : melakukan penjualan pada pelanggan, contoh pedagang grosir dan pengecer
-          Perusahaan distribusi fisik : membantu perusahaan menyimpan dan memindahkan barang-barangnya dari titik asalnya ke tempat tujuan.
-          Agen jasa pemasaran : firma riset pemasaran, agen periklanan, perusahaan media dan firma konsultan pemasaran
-          Perantara keuangan : meliputi bank, perusahaan kredit, perusahaan asuransi dll.
Pelanggan
Ada lima jenis pasar pelanggan :
-          Pasar konsumen : terdiri dari perseorangan dan keluarga
-          Pasar bisnis : membeli barang dan jasa untuk pemrosesan lebih lanjut atau untuk diginakan dalam proses produksi mereka
-          Pasar penjual perantara :  membeli barang dan jasa untuk dijual kembali
-          Pasar pemerintah :  terdiri dari badan-badan pemerintah yang membeli barang dan jasa guna menghasilkan pelayanan umum.
-          Pasar internasional :  terdiri dari pembeli di Negara lain.
Pesaing
Pemasar harus melakukan lebih dari sekedar menyesuaikan diri dengan kebutuhan konsumen, mereka juga harus meraih manfaat strategis dengan menempatkan penawaran mereka secara kuat menghadapi penawaran pesaing dalam pikiran konsumen.
Masyarakat
Masyarakat adalah kelompok yang mempunyai potensi kepentingan atau kepentingan nyata, atau pengaruh pada kemampuan organisasi untuk mencapai tujuannya.
-          Masyarakat keuangan : mempengaruhi kemampuan perusahaan untuk mendapatkan dana
-          Masyarakat media : membawa berita, fitur dan opini editorial
-          Masyarakat pemerintah : pemasar harus sering berkonsultasi dengan pengacara perusahaan tentang isu, kemanan produk, kebenaran iklan dan lain lain
-          Masyarakat lembaga swadaya masyarakat (LSM) : departemen hubungan masyarakat dapat membantu perusahaan tetap berhubungan dengan konsumen dan kelompok LSM.
-          Masyarakat local : meliputi penduduk suatu lingkungan
-          Masyarakat umum : perusahaan harus memperhatikan prilaku masyarakat umum terhadap produk dan aktivitasnya.
-          Masyarakat internal : meliputi pekerja, manajer, sukarelawan, dan dewan direksi.
LINGKUNGAN MAKRO PERUSAHAAN
Perusahaan dan semua perilaku lain beroperasi dalam kekuatan lingkungan makro yang lebih besar yang membentuk peluang sekaligus menempatkan ancaman bagi perusahaan
LINGKUNGAN DEMOGRAFIS
`           Demografi adalah studi kependudukan manusia menyangkut ukuran, kepadatan, lokasi, usia, jenis kelamin, ras, lapangan kerja dan data statistik lain. Lingkungan demografis menjadi minat utama pemasar karena menyangkut masyarakat dan masyarakat menyangkut pasar.
Perubahan dalam lingkungan demografis dunia mempunyai implikasi besar bagi bisnis sebagi contoh perhatikan China lebih dari seperempat abad yang lalu untuk mengendalikan populasi yang meroket pemerintah China mengeluarkan peraturan yang membatasi jumlah anak dalam keluarga menjadi satu anak saja
STRUKTUR USIA POPULASI YANG BERUBAH
Sebuah tren demografis yang paling penting di Amerika Serikat adalah struktur usia populasi yang berubah. Populasi AS terdiri dari kelompok generasi. Disini, kita membicarakan 3 kelompo terbesar yaitu: ledakan bayi (baby boomers), generasi X, generasi Y, juga pengaruhnya pada strategi permasalahan saat ini
Ledakan bayi (baby boomers)
Ledakan bayi pasca perang dunia kedua menghasilkan 78 juta baby boomers dilahirkan antara tahun 1946 dan 1964. Sejak itu baby boomers menjadi salah satu kekuatan terkuat yang membentuk lingkungan pemasaran. Saat ini baby boomers berkisar antara 27% populasi, menghabiskan sekitar $2,1 triliun setiap tahun dan memegang ¾ aset keuangan nasional. Diperkirakan bahwa ketika generasi baby boomers terakhir berusia 65 pada tahun 2029, generasi ini akan mengendalikan lebih dari 40% pendapatan pribadi nasional.
Sebagai sebuah kelompok, baby boomers adalah kelompokAmerika yang paling kaya namun memiliki kepribadian yang berbeda bedaada yang kaya dan ada boommers yang kehidupannya sederhana. Boomers yang matang sedang memikirkan kembali tujuan dan nillai pekerjaan, tanggung jawab, dan hubungan mereka. Ketika mereka mencapai tahun-tahun pendapatan dan pengeluaran puncak, boomers membentuk pasar yang menguntungkan untuk perumahan baru dan renovasi rumah, jasa keuangan, perjalanan dan hiburan, makan diluar, kesehatan dan produk kebugaran, dll.
Kita salah bila boomers mulai tua dan lambat. Boomers tidak memandang diri mereka sendiri sebagai generasi yang mulai layu, mereka melihat diri mereka sendiri dengan memasuki fase baru, bahkan mereka sering merasa lebih muda 7-10 tahun dari usia sebenarnya.
Toyota menyadari kehidupan boomers yang berubah ini. Iklan toyota High Lander memperlihatkan boomers yang tinggal sendiriandan mendeklarasikan unkapan “untuk kebebasan baru anda”.
Generasi X
Baby boomers diikuti oleh generasi “kekurangan bayi” , menciptakan generasi lain sekitar 49 juta orang lahir antara tahun 1965-1976. Pengarang Douklas Copelan menyebutkan generasi X karena mereka berada dibawah bayang bayang boomers dan tidak memiliki karakter pembeda yang jelas. Orang lain menyebutnya “baby Buster” atau “generasi yang terjebak di pertengahan”
Genrasi X lebih banyak idefinisakan menurut pengalaman bersama mereka dan juga menurut umurnya. Tingkat perceraian orang tua dan ibu bekerja yang semakin meningkat membuat mereka menjadi generasi pertama anak-anak kesepian. Tumbuh selama resesi dan penyusutan penyuluhan perusahaan, mereka mengembangkan pandangan ekonomi yang lebih hati-hati. Mereka lebih peduli terhadap lingkungan dan senang merespon perusahaan yang mempunyai tanggung jawab sosial. meskipun mereka mencari kesuksesan, namun mereka tidak materialistis, mereka lebih menghargai pengalaman daripada hasil. Mereka adalah generasi romantis yang penuh kehati-hatian dan mementingkan terhadap kepuasan kerja dan kualitas hidup yang lebih baik. Gen X yang telah menjadi orang tua memprioritaskan keluarga dibanding kariir.
Hasilnya, Gen X adalah generasi yang skeptis. Memasarkan produk kepada mereka menjadi hal yang sulit. Memberi tahu mereka bahwa anda baik adalah hal yang sulit, mereka tidak berminat terhadap brosus berkilau yang memamerkan kekayaan. Generasi X pernah disebut “generasi MTV” dan dipandang sebagai pemalas dengan tubuh bertindik yang mengeluh tentang mcjobs sekarang gen X telah tumbuh dewasa dan mulai mengambil alih. Gen X menggantikan gaya hidup, budaya, dan nilai materialistis bagi boomers. Pada tahun 2010, mereka mengambil alih tempat baby boomers sebagai pasar utama dihampir semua kategori produk . dengan begitu banyak potensi, banyak perusahaan memusatkan perhatian pada gen X sebagai segmen sasaran penting. Sebagai contoh pada industri perbankan .
Ketika gen X melanjukan karir mereka, memulai keluarga, dan menetap pada satu kepemilikan rumah, perbankan merespon dengan meluncurkan program pengelolaan keuangan dikarenakan gen X mulai berfikir bagaimana mengelola dan menyimpan keuangan mereka dengan baik untuk kebutuhan yang akan datang seperti untuk membeli rumah, infrastruktur, dan program pendidikan anak mereka hingga perguruan tinggi.
Generasi Y
Baik baby boomers maupun generasi X suatu hari akan mewariskan uang untuk generasi Y, (disebut juga  ecoboomers). Lahir antara tahun 1977 dan 1994 anak anak baby boomers ini sekarang berjumlah 76 juta mengendalikan jumlah gen X yang hampir sama dengan jumlah segmen body boomers. Ecoboomers telah menghasilkan pasar remaja dan orang dewasa muda yang besar. Pengeluaran remaja saja telah meningkat 30 % dalam 8 tahun terakhir, naik sampai $159 miliar per tahun.
Generasi Y yang lebih tua sekarang telah lulus kuliah dan menapaki karir mereka. Seperti sejak generasi X sebelumnya, salah satu karateristik unik generasi Y adalah kesepian dan kenyamanan yang luar biasa terhadap teknologi komputer, digital, dan internet. 
Generasi Y menjadi sasaran yang aktraktif untuk pemasar. Meskipun demikian untuk mencapai segmen jenuh ini secara efektif, pesan yang akan disampaikan memerlukan pendekatan pemasaran yang kreatif. Sebagai contoh popularitas olahraga aksi dengan gen Y telah memberikan peluang pemasaran kreatif untuk produk mulai dari pakaian, video games, bioskop, dan bahkan minuman. Positioning montain dew yang unik dan tajam membuatnya tampak alami bagi penggemar olahraga aksi. Tetapi lebih dari memperlihatkan snowborder, skatcborder, dan peselancar diiklannya.
Baru baru ini Toyota diam-diam mengadakan promosi firtual yang tidak biasa untuk scion yang kecil dan boxy. Toyota membayar penempatan produk mobilnya di whyvile.net, komunitas interaktif online yang hampir seluruh populasinya terdiri dari remaja usia 8-15 tahun.
Keluarga Amerika yang Berubah
Gambaran keluarga ideal yang terdiri dari suami, istri, dan anak-anak sudah mulai hilang di Amerika. Saat ini di Amerika, jumlah pasangan menikah dengan anak hanya sebesar 23% dari 111 juta rumah tangga di seluruh negeri; pasangan menikah tanpa anak sebesar 28%; dan orang tua tunggal sebesar 16%; 32% lainnya merupakan rumah tangga nonkeluarga.
Jumlah wanitan bekerja juga telah meningkat pesat, tumbuh di bawah 40% dari angkatan kerja AS pada akhir 1950-an sampai sekitar 77% pada tahun 2000. Hal ini meningkatkan jumlah bisnis penitipan anak dan konsumsi pakaian wanita karier, jasa keuangan, dan makanan cepat saji serta jasa. Dream Dinners, Inc. merupakan salah satu rantai waralaba nasional yang didirikan untuk mempermudah pekerjaan wanita karier dalam menyediakan menu makan sehat bagi keluarganya.
Perubahan Geografis dalam Populasi
Periode ini merupakan periode perpindahana besar-besaran. Sepanjang dua dekade terakhir populasi AS bergerak menuju negara-negara bagian Sabuk Matahari. Selain itu, selama lebih dari satu abad, bangsa Amerika berpindah dari wilayah pedesaan ke kota metropolitan. Fenomena ini menyebabkan terjadinya pergeseran budaya. Perubahan tempat tinggal penduduk menyebabkan perubahan tempat kerja. Salah satu perusahaan, yaitu FedEx Kinko menyediakan pelayanan kantor luar rumah. Di sana, orang dapat dating untuk melakukan fotokopi, mengirim tugas kantor, menerima faks, mengakses internet seperti yang biasa mereka lakukan di kantor. fedEx Kinko menawarkam jalan keluar dari isolasi rumah kantor. Iklannya menyatakan, “Kantor kami adalah kantor Anda”.
Populasi Kerah Putih yang Lebih Terdidik dan Profesional
Populasi AS mulai mempunyai tingkat pendidikan yang lebih baik. Sebagai contoh, pada tahun 2004, 85% populas AS yang berusia di atas 25 tahun telah menyelesaikan sekolah menengah atas dan 28% menyelesaikan kuliahnya. Jumlah penduduk terdidik terdidik yang semakin meningkat akan menaikkan permintaan produk yang berkualitas: buku, majalah, perjalanan, computer pribadi, dan jasa internet.
Angkatan kerja kerah putih semakin banyak. Antara tahun 1950 dan 1985, proporsi pekerja kerah putih meningkat dari 41% menjadi 54%, sedangkan pekerja kerah biru turun dari 47% menjadi 33%. Saat ini pertumbuhan pekerja yang terkuat adalah pekerja professional dan pertumbuhan terlemah adalah buruh pabrik.
Keragaman yang Semakin Meningkat
Suatu negara memiliki perbedaan dalam hal keragaman etnik dan ras. Amerika Serikat sering disebut pot peleburan karena memiliki penduduk dari seluruh etnis dunia. Populasi AS terdiri dari sekitar 67% orang kulit putih, 14,4% orang Hispanik, dan 13,4% orang Afrika-Amerika, Asia-Amerika 4%, dan 1% orang Indian, Eskimo, dan Aleut.
Kebanyak beberapa perusahaan, menargetkan produk , iklan, dan promosi yang dirancang khusus untuk satu atau lebih kelompok. Contohnya adalah Allstate yang bekerja sama dengan Kang & Lee menciptakan kampanye pemasaran untuk satu kelompok terbesar, yaitu Cina Amerika. Dengan mengubah bunyi slogan pada iklan kedalam dialek Cina, diketahui bahwa dapat meningkatkan kesadaran Allstate pada komunitas Cina Amerika.
Selain itu, banyak perusahaan besar yang akhir-akhir ini mulai terang-terangan membidik konsumen gay dan lesbian. Menurut Studi Simmons Research ditemukan bahwa dibandingkan dengan penduduk rata-rata di Amerika, kemungkinan responden gay yang memiliki pekerjaan professional 12 kali lebih besar. Hal ini berpengaruh pada tingkat kebutuhan komunitas gay yang semakin tinggi.
Segmen menarik lainnya adalah orang cacat yang jumlahnya hamper mencapai 60 juta orang di Amerika Serikat yang mempresentasikan kekuatan pengeluaran tahunan sebesar lebih dari $220 miliar. Pasar ini diketahui tumbuh saat baby boomers mulai memasuki usia tua. Orang cacat menghargai produk yang berguna untuk mereka.
Ketika populasi di Amerika Serikat semakin beragam, pemasar yang berhasil akan trus mendiversifikasi program pemasaran mereka untuk meraih peluang dalam segmen yang tumbuh pesat.
Lingkungan Ekonomi
Seperti yang telah kita ketahui bahwa pasar yang kita kenal sangat bergantung dengan faktor daya beli dan manusia. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa pasar memerlukan kedua hal tersebut. Lingkungan ekonomi (economic environment) terdiri dari faktor-faktor yang mempengaruhi daya beli dan pola pengeluaran konsumen. Suatu bangsa mempunyai tingkat dan distribusi pendapatan yang beragam. Sejumlah negara yang mempunyai ekonomi subsisten menawarkan peluang pasar yang kecil.
Tingkat ekstrem yang lain adalah ekonomi industri. Negara dengan ekonomi industri ini menghasilkan pasar yang kaya untuk berbagai jenis barang yang berbeda. Pemasaran harus memberikan perhatian penuh terhadap tren-tren utama dan pola pengeluaran konsumen, baik lintas maupun di dalam pasar dunia mereka. Berikut ini disajikan beberapa tren ekonomi utama di Amerika Serikat.
ü  Perubahan Pendapatan
Sepanjang 1990-an, konsumen Amerika menjadi konsumen yang sangat konsumtif, hal tersebut didukung oleh pertumbuhan pendapatan, ledakan pasar saham, nilai perumahanyang meningkat cepat, dan periode ekonomi yang baik lainnya. Dengan kebiasaan konsumtif tersebut penduduk AS tidak dapat membatasi pengeluaran mereka yang mengakibatkan pembekakan pada utang. Mengikuti peningkatan pendapatan di sejumlah segmen, beban finansial pun merambat naik. Sekarang konsumen menghadapi kewajiban membayar utang yang terjadi akibat pengeluaran besar-besaran pada periode sebelumnya, pengeluaran rumah tangga dan keluarga yang meningkat, serta tabungan untuk pembayaran uang masuk perguruan tinggi dan masa pensiun.
      Konsumen yang diperas secara finansial ini harus menyesuaikan situasi keuangan mereka yang berubah dan lebih berhati-hati dalam membelanjakan uangnya. Dalam hal ini pemasaran nilai telah menjadi kata sandi untuk banyak pemasar. Daripada menawarkan kualitas pada harga tinggi atau kualitas lebih rendah dengan harga yang sangat rendah, pemasar mencari cara lain untuk menawarkan nilai yang lebih besar kepada pembeli yang secara finansial lebih berhati-hati, kombinasi yang tepat adalah menawarkan kualitas produk dan pelayanan yang baik pada harga yang wajar.
Dalam hal ini pemasar harus memperhatikan distribusi pendapatan seperti halnya pendapatan rata-rata. Distribusi di AS sendiri masih sangat timpang. Di bagian atas terdapat konsumen kelas atas, ada kelas menengah, kelas pekerja, dan ada pula kelas bawah. Oleh karena itu distribusi pendapatan dapat menciptakan pasar yang berlapis. 

ü  Mengubah Pola Pengeluaran Konsumen
Makanan, perumahan, dan transportasi menyerap hampir semua pendapatanrumah tangga. Meskipun demikian, konsumen pada tingkat pendapatan yang berbeda mempunyai pola pengeluaran yang berbeda. Sejumlah perbedaan ini dicatat pada lebih dari satu abad yang lalu oleh Ernst Engel, yang mempelajari cara orang mengubah pengeluarannya ketika pendapatan mereka meningkat. Persentase pendapatan yang dihabiskan untuk makanan menurun, persentase yang dihabiskan untuk perumahan konstan (kecuali untuk saran utama seperti gas, listrik, dan pelayanan umum, yang menurun), dan pada persentase yang dihabiskan untuk kebanyakan kategori lain dan untuk peningkatan tabungan. Hukum Engel (Engel’s laws) secara umum didukung oleh studi lanjut. Perubahan dalam variabel ekonomi utama seperti pendapatan, biaya hidup, suku bunga, dan tabungan serta pola peminjaman mempunyai dampak besar pada pasar. Perusahaan mengamati variabel-variabel inidengan menggunakan ramalan ekonomi,. Bisnis tidak harus terhapus oleh kelesuan ekonomi atau mengalami kelangkaan barang ketika sedang terjadi boom. Dengan peringatan yang cukup, mereka dapat mengambil keuntungan dari perubahan lingkungan ekonomi ini.
Lingkungan Alam
Lingkungan alam (natural environment) meliputi sumber daya alam yang diperlukan sebagai masukan dari pemasar atau sumber daya alam yang dipengaruhi boleh dekade terakhir. Pemasar harus menyadari beberapa tren dalam lingkungan alam.
Tren yang pertama adalah kelangkaan bahan mentah yang semakin meningkat. Udara dan air tampaknya adalah sumber daya alam yang tidak dapat habis, akan tetapi kelompok lingkungan melihat bahaya jangka panjan. Polusi udara menyesakkan banyak kota besar di dunia, dan kelangkaan air sudah menjadi masalah besar di beberapa bagian Amerika Serikat dan dunia. Sumber daya terdiri atas dua macam, yaitu sumber daya yang dapat diperbaharui dan sumber daya yang tidak dapat diperbaharui. Perusahaan penghasil produk yang memerlukan sumber daya langka ini menghadapi peningkatan biaya yang besar, sekaliapun bahan itu masih tersedia.
Tren lingkungan yang kedua adalah peningkatan polusi. Kegiatan industri biasanya merusak kualitas lingkungan alam. Misalnya, pengelolaan limbah industri yang kurang diperhatikan oleh perusahaan. Pembuangan limbah secara sembarangan tanpa dikelola terlebih dahulu dapat menyebabkan pencemaran lingkungan yang dapat mengganggu ekosistem dan kelestarian alam.
Tren yang ketiga adalah peningkatan intervensi pemerintah dalam manajemen sumber daya alam. Pemerintah berbagai negara mempunyai beragam tingkat kepedulian dan usaha dalam mempromosikan lingkungan yang bersih. Harapan bersama kita adalah bahwa perusahaan di seluruh dunia mau mengemban tanggung jawab sosial yang lebih besar, dan alat yang lebih murah untuk mengendalikan dan mengurangi polusi dapat ditemukan.

Lingkungan Teknologi
            Lingkungan teknologi (technological environment) mungkin adalah kekuatan paling dramatis yang membentuk nasib kita saat ini. Teknologi telah menciptakan benda-benda yang mengagumkan seperti antibiotik, pembedahan robotik, alat-alat elektronik mini, komputer, laptop, internet, dan sebagainya. Akan tetapi teknologi juga dapat menciptakan benda-benda yang bersifat horror seperti rudal nuklir, senjata kimia, dan senapan otomatis. Teknologi juga mencitakan produk seperti mobil, televisi, dan kartu kredit yang memiliki dampak baik dan buruk sekaligus.
            Lingkungan teknologi berubah dengan cepat. Sekarang banyak sekali produk-produk baru yang tidak tersedia pada 100 tahun yang lalu, atau bahkan 30 tahun yang lalu. Teknologi baru akan menciptakan pasar dan peluang baru. Meskipun demikian setiap teknologi baru selalu menggantikan teknologi lama. Ketika industri lama menentang atau mengabaikan teknologi baru, bisnis mereka akan dipastikan menurun. Oleh karena itu, pemasar harus memperhatikan dan mengamati lingkungan teknologi dengan seksama. Perusahaan yang tidak mengikuti perkembangan teknologi akan segera menemukan bahwa produk mereka sudah ketinggalan jaman. Mereka akan segera kehilangan produk baru dan peluang pasar.
Lingkungan Politik (Political Environment)
Lingkungan politik terdiri hukum, badan pemerintahan, dan kelompok LSM yang mempengaruhi atau membatasi berbagai organisasi dan individu di dalam masyarakat tertentu.
Undang-undang yang Mengatur Bisnis
Hampir diseluruh Negara mempercayai bahwa sistem dapat bekerja dengan baik jika adanya undang-undang yang yang berlaku meskipun minim. Undang-undang yang diterima dengan baik dapat mendorong persaingan dengan memastikan pasar barang dan jasa yang adil. Pemerintah menetapkan kebijakan publik untuk memandu perdagangan, menetapkan hukum dan peraturan membatasi bisnis untuk kebaikan masyarakat secara keseluruhan. Hampir semua kegiatan pemasaran tunduk pada hukum dan peraturan.
Undang-Undang yang Semakin Banyak Jumlahnya
Negara Amerika Serikat mempunyai banyak hukum yang mencakup masalah-masalah seperti persaingan, praktek perdagangan yang adil, perlindungan lingkungan, dll. Komisi Eropa telah terlibat aktif dalam penentuan kerangka kerja hukum baru yang meliputi perilaku persaingan, standar produk, tanggung jawab produk, dll, untuk Negara di Uni Eropa. Selain itu, Norwegia melarang beberapa bentuk promosi penjualan—kupon barang dagang, kontes, hadiah—sebagai cara promosi produk yang tidak layak atau tidak jujur. Thailand mengharuskan pembuat makanan yang menjual merek nasional juga wajib memasarkan merek murah, sehingga konsumen berpenghasilan rendah dapat menemukan merek ekonomis di rak. Undang-undang bisnis diberlakukan untuk sejumlah alasan, pertama, melindungi perusahaan dari perusahaan lainnya. Undang-undang dikeluarkan untuk mendefinisikan dan mencegah persaingan tidak sehat. Kedua, melindungi konsumen dari praktek bisnis. Beberapa perusahaan membuat produk tidak bertanggung jawab yang akan merugikan konsumen. Perlu adanya perlindungan dari Negara tersebut. Ketiga, melindungi kepentingan masyarakat terhadap perilaku bisnis yang tidak terkendali. Peraturan dibuat untuk memastikan bahwa perusahaan bertanggung jawab biaya sosial yang ditimbulkan akibat proses produksi atau produk mereka.
Perubahan Penegakan Hukum oleh Badan Pemerintah
Banyaknya badan yang mengatur kebijakan dan peraturan dagang disetiap Negara, misalnya Amerika sangat diperlukan perhatian penuh oleh eksekutif agar mengetahui kabar terbaru dari peraturan tiap yang mengatur kebijakan.
Peningkatan Tekanan terhadap Tindakan yang Bertanggung Jawab secara Etika dan Sosial 
Selain hukum dan peraturan tertulis, bisnis juga diatur oleh kode social dan peraturan etika professional.
Perilaku yang bertanggung jawab secara sosial
Perusahaan yang bertanggung jawab mendorong para manajernya untuk melihat jauh di luar apa yang diperbolehkan system peraturan dan hanya “melakukan hal yang benar” perusahaan yang bertanggung jawab secara social ini mencari jalan keluar untuk melindungi kepentingan jangka panjang konsumen mereka dan lingkungan. Banyaknya kecerobohan yang akhir akhir ini terjadi membuat setiap perusahaan memiliki kode etik serta mengembangkan kebijakan, pedoman, dan respon terhadap isu tanggung jawab social yang kompleks.
Pemasaran terkait Gerakan Amal
Banyaknya perusahaan yang mengaitkan diri mereka dengan gerakan amal. Misalnya, dengan membeli mixer merah muda di Kitchen Aid berarti mendukung riset kanker payudara. Membayar pembelian dengan kartu tagihan tertentu berarti anda telah memerangi kanker jantung. Pemasaran terkait  amal (cause-related marketing) menjadi bentuk utama sedekah perusahaan. Pemasaran semacam ini memungkinkan perusahaan “bekerja dengan baik melalui gerakan terpuji” dengan menghubungkan pembelian produk dengan amal terhadap suatu kegiatan. Cara pemasaran ini menimbulkan sejumlah kontroversi, para kritikus khawatir bahwa pemasaran terkait gerakan amal ini lebih merupakan strategi pemasaran daripada strategi beramal. “yang berhubungan dengan gerakan amal” sebenarnya merupakan pemasaran “eksploitasi amal” oleh karena itu perusahaan yang menggunaka strategi ini biasanya dalam batasan tipis antara penjualan yang meningkat dan citra yang lebih baik, atau menghadapi tuduhan eksploitasi. Dilain sisi, cara ini juga menguntungkan perusahaan dan gerakan amal. Perusahaan memperoleh alat pemasaran yang efektif sambil membangun citra publik yang lebih positif. Gerakan amal meraih keberadaan yang semakin nyata dan sumber dana penting yang baru.
Lingkungan Budaya
            Lingkungan budaya terdiri dari institusi dan kekuatan lain yang mempengaruhi nilai dasar, persepsi, selera, dan perilaku masyarakat. Karakteristik budaya berikut dapat mempengaruhi seseorang dalam pengambilan keputusan yang tepat sesuai dengan tujuan diadakannya.
1.      Keteguhan pada Nilai Budaya
Orang-orang dalam masyarakat tertentu meyakini sebuah tata adat atau sering disebut dengan kebudayaan yang terkandung banyak kepercayaan dan nilai. Kepercayaan dan nilai mereka mempunyai keteguhan yang sangat tinggi.
2.      Perubahan dalam Nilai budaya sekunder
Meskipun nilai-nilai inti yang ada dalam masyarakat sudah cukup teguh, tetapi perkembangan zaman membawa nilai sekunder dapat berubah dengan seiring perubahan-perubahan yang akan terjadi.
3.      Pandangan orang tentang diri mereka sendiri
Penilaian orang mengenai pelayanan yang diberikan bagi diri mereka sendiri berbeda dengan pelayanan bagi orang lain. Sejumlah orang mencari kesenangan pribadi, realisasi diri, atau ekspresi diri yang dapat mempengaruhi penjualan produk (barang atau jasa) sesuai dengan pandangan mereka.
4.      Pandangan orang tentang orang lain
Pandangan orang terhadap orang lain dalam suatu budaya dapat mempengaruhi pola kehidupan yang berlaku dalam suatu lini masyarakat. Pemasar harus dapat menilai perubahan ini dengan objektif dan memanfaatkan peluang yang ada secara proaktif bukan reaktif.
5.      Pandangan orang tentang organisasi
Berbagai macam tipe orang dalam perusahaan memiliki beberapa tipe yang sama, salah satunya adalah ingin bekerja atau masuk ke dalam organisasi yang besar dan berdaya guna. Tetapi sikap karakter orang sangatlah berbeda-beda, seperti pada loyalitas, kepuasan karyawan, pandangan mengenai outputperusahaan atau organisasi, dll. Pandangan ini yang harus disadari oleh pemasar, tindakan apa saja yang akan diambil untuk menghadapi peluang atau ancaman skeptis yang ada ini.
6.      Pandangan orang tentang masyarakat
Perilaku orang terhadap masyarakat sangat beragam, orientasi orang terhadap masyarakat mempengaruhi pola konsumsi dan perilaku mereka terhadap pasar.
7.      Pandangan orang tentang alam
Perilaku orang terhadap alam juga sangat variatif, beberapa orang merasa diatur oleh alam tetapi ada beberapa orang juga merasa hidup harmonis bersama alam dan beberapa kelompok lain ingin untuk menaklukan alam. Meskipun demikian, perkembangan terbaru memperlihatkan bahwa manusia menyadari bahwa alam adalah sesuatu yang terbatas dan rapuh, bahwa alam bisa hancur atau rusak akibat aktivitas manusia.
8.      Pandangan orang tentang alam semesta
Asal mula alam semesta dan tempat kita tinggal didalamnya juga menarik untuk mempengaruhi pasar. Hal ini akan berhubungan kuat dan berpengaruh ke arah agama yang dianut oleh beberapa orang. Pasar akan berubah sesuai dengan pandangan orang mengenai bagaimana asal mulanya alam semesta dan kehidupan agama mereka.
Merespons Lingkungan Pemasaran
Ada yang pernah berkata, “Ada tiga macam perusahaan : perusahaan yang mewujudkan sesuatu, perusahaan yang menonton sesuatu terjadi, dan perusahaan yang tidak tahu apa yang terjadi.” Banyak perusahaan memandang lingkungan pemasaran sebagai elemen yang tidak dapat dikendalikan dimana mereka hanya bisa untuk bereaksi dan beradaptasi. Mereka secara pasif menerima lingkungan pemasaran dan tidak berusaha mengubahnya. Mereka menganalisis kekuatan lingkungan dan merancang strategi yang akan membantu perusahaan menghindari ancaman dan memanfaatkan peluang yang diberikan lingkungan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar